Sisi muda A.S. menunjukkan pengalamannya, mengambil langkah mundur dalam kekalahan ke Irlandia

Reland menaklukkan tim nasional pria AS 2-1 di Stadion Aviva di Dublin dalam kompetisi persahabatan internasional pada hari Sabtu. Bobby Wood meletakkan AS depan sebelumnya turun minum dengan maksud oportunistik, namun Graeme Burke cetak gol keseimbangan untuk tim tuan-rumah di menit ke-57, menyentuh serangan tempat tinggal Darragh Lenihan. Pengganti Alan Judge lalu cetak pemenang kompetisi di menit ke-90 untuk berikan tim tuan-rumah kemenangan dramatis. Di bawah ini tiga pemikiran dari kompetisi. 1. AS memudar di sesi kedua Kompetisi Sabtu senantiasa juga akan jadi pertemuan yang lebih susah dari pada pelayaran berlibur yang disebut kemenangan 3-0 atas Bolivia awal minggu ini. Irlandia bukan sekedar bermain di kandang namun juga menerjunkan bagian yang tambah lebih memiliki pengalaman dari pada yang berlangsung di Bolivia. Rasakan ini juga akan jadi masalah, manajer sesaat AS, Dave Sarachan menyikapi dengan baik, pergi dengan kru yang lebih memiliki pengalaman yang lihat delapan perubahan pada lineup hari Senin.

Veteran internasional DeAndre Yedlin, Jorge Villafana, serta Wood semuanya mulai kompetisi, demikian halnya pemain seperti Bill Hamid, Wil Trap serta Matt Miazga, yang sudah menyatukan banyak pengalaman club. Sesi pertama dapat dibuktikan jadi pertemuan yang cukup suram, karna AS berjuang untuk merangkai banyak umpan dengan serta Irlandia mengukir kelebihan dalam kepemilikan. Bagian kanan pertahanan AS terlihat mencurigakan, dengan Yedlin berjuang dengan distribusinya serta Cameron Carter-Vickers terlihat langkah lambat untuk tiap-tiap bola. AS memanglah buat sebagian kesempatan dalam pembukaan 45 menit. Satu pojok setengah-dibersihkan diledakkan ke depan oleh Tyler Adams di menit ke-23, cuma untuk defleksi Rubio Rubin untuk pergi melebar dari gawang. Yedlin memanglah ikut serta dalam kesempatan yang bagus dua menit lalu, menyentuh bola terlepas ke Wood yang buat Hamburg maju dengan sepakan melebar. Irlandia mempunyai sebagian kesempatan juga. James McClean mempunyai tembakan dari jarak jauh yang dihalau oleh Hamid pada menit ke-20. Hamid lalu tidak berhasil menyatukan umpan silang diakhir sesi pertama, namun Irlandia tidak bisa memakai. Itu diserahkan ke AS untuk melompat ke atas di sesi pertama perpanjangan saat.

Artikel Terkait :  Apakah benar Hirving Lozano ke Tottenham dibayar seharga £ 25 juta?

Sepakan bebas Trapp menghadap ke gawang oleh Matt Miazga, serta Wood pertama kalinya menerkam bola terlepas, mendorong tempat tinggal dari jarak dekat. Namun, tingkat bermain AS terkikis di sesi ke-2, saat Amerika berjuang menjaga kepemilikan. Irlandia menyamai kedudukan pada menit ke-57 dari set piece yang beberapa besar turun ke kekeliruan oleh Hamid. Satu tikungan dimainkan kembali serta lalu dihidangkan oleh Callum O’Dowda. Hamid keluar untuk salib namun ditinggalkan oleh dinding badan. Itu sangat mungkin Kevin Long untuk kembali pada Lenihan yang tembakannya dibelokkan oleh Burke. AS mendekati sekian kali lewat Wood serta Timothy Weah, namun lalu menangkap istirahat saat Lenihan mempunyai maksud dibatalkan karna offside saat siaran ulang keluar untuk tunjukkan dia dalam tempat onside. Tim tuan-rumah lalu mengantongi pemenang terlambat. McClean lakukan manuver di sekitaran Miazga, sangat mungkin Hakim untuk masuk serta meledakkan tembakannya melalui Hamid serta pas dibawah mistar. Kenyataan kalau tim muda AS menyatukan semakin banyak pengalaman internasional juga akan turun jadi positif, namun kompetisi itu juga singkat dari pertunjukan yang mengesankan. Itu dapat diinginkan saat bertemu dengan pemain yg tidak memiliki pengalaman, serta mungkin saja berperan untuk mengatur beberapa keceriaan yang dapat dibuktikan ikuti kompetisi Bolivia.

Tes selanjutnya semakin lebih susah sekali lagi, kompetisi persahabatan melawan Prancis kurun waktu 1 minggu. 2. Wood lagi temukan kenyamanan dengan AS. Tak ada sengketa begitu brutalnya musim club Wood. Dia sukses cuma tiga gol dalam 25 tampilan liga serta piala, yang lihat Hamburg terdegradasi dari Bundesliga untuk pertama kalinya dalam sejarahnya. Kenyataan kalau ia di keluarkan di final musim melawan Borussia Moenchengladbach cuma memberikan garam ke luka menganga. Namun Wood umumnya sukses temukan sebagian kemiripan bentuk dengan AS tidak perduli bagaimana kondisi klubnya. Kembali ke bln. Maret ia cetak gol tunggal dari titik penalti dalam kemenangan 1-0 atas Paraguay. Melawan Irlandia Wood kembali lewat pemogokan oportunistik, serta mendekati sebagian peluang beda. Memanglah, kesuksesan yang bersahabat kurang menukar perjuangan yang dihadapi Wood dengan klubnya, namun paling tidak memberi cahaya sinar waktu kampanye sekarang ini nyaris selesai. Banyak yang perlu ditetapkan mengenai waktu depan Wood. Apakah dia tambah baik coba memperoleh kembali bentuk klubnya dengan Hamburg di 2. Bundesliga, atau haruskah dia geser ke tempat beda? Dia juga akan mempunyai sebagian bln. ke depan untuk mengambil keputusan. 3. Hamid tunjukkan karat Stadion Aviva Dublin akan tidak jadi tempat favorite Hamid.

Artikel Terkait :  Mentransfer Rater: Memphis Depay ke Manchester United, James Milner ke Leeds

Kembali ke th. 2014, Hamid ada di maksud untuk kekalahan 4-1 di tangan Irlandia. Penampilannya pada hari ini tidak demikian jelek, tapi itu tidak bermakna kemampuan yang positif. Hamid terlihat tersangka di udara. Cuma sebagian finishing yang jelek membiarkan dia lolos karna 1/2 sesi pertama yang dijelaskan diatas, serta keputusannya untuk keluar untuk coba serta mengklaim salib O’Dowda yang tersisa maksud terbuka lebar, sangat mungkin Irlandia untuk menyamai kedudukan. Hamid memantapkan dianya serta bertambah mulai sejak waktu itu dan sebagainya, namun rusaknya sudah berlangsung. Telah terang, paling tidak selama ini, kalau kepindahan Hamid ke Midtjylland di Denmark belum juga terbayar. Dia buat cuma tiga tampilan liga serta piala mulai sejak buat ketentuan untuk geser dari DC United sepanjang musim dingin, serta minimnya tindakan permainan tim pertama dapat dibuktikan. Sebelumnya kompetisi Bolivia, Hamid menyebutkan bagaimana dia terasa pergerakan itu sudah membantunya dengan mengeluarkannya dari zone nyamannya serta tunjukkan kepadanya style sepakbola yang berlainan. Itu semuanya baik serta bagus, namun tanpa ada saat bermain yang berkelanjutan dengan klubnya, itu juga akan susah untuk Hamid untuk buat masalah untuk bermain di tingkat internasional, terlebih dengan beberapa orang seperti Zack Steffen tunjukkan penambahan yang berkepanjangan.

Baca Juga : Bandar Judi BolaAgen Judi BolaBandar Judi BolaSitus Bandar Judi BolaBandar Judi Bola TerbaruTaruhan Bandar Judi BolaAgen Bandar Judi BolaBandar Judi BolaBandar Judi BolaBandar Judi BolaSitus Bandar Judi BolaBandar Judi Bola TerbaikBandar Judi Bola Android

Artikel Terkait :  Liverpool tidak akan mengekang naluri menyerang untuk menghentikan Eden Hazard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Sbobet | Agen Judi | Agen Casino | Bandar Bola | Judi Online All Rights Reserved. Frontier Theme