Arsenal, Gazidis menghadapi tugas besar untuk menggantikan Wenger. Bisakah mereka melakukannya?

LONDON – Ivan Gazidis bisa bersiap untuk sebagian malam tanpa ada tidur dimuka. Kepala eksekutif Arsenal saat ini ditugaskan untuk melakukan pekerjaan yang dipekerjakannya pada th. 2009 untuk direncanakan namun yang sudah jadi ide abstrak hingga saat ini. Arsene Wenger sudah jadi ” Tuan Arsenal ” sepanjang nyaris 22 th. serta ada saat-saat saat nampaknya orang Prancis itu juga akan selama-lamanya jadi manajer, tetapi hari yang mungkin saja ditakuti Gazidis saat ini sudah tiba. Wenger meninggalkan pada akhir musim serta Gazidis, lulusan Cambridge berumur 53 th. yang menolong meluncurkan Major League Soccer di Amerika Serikat, yaitu orang yang juga akan mengidentifikasi serta menunjuk penggantinya. Mudah-mudahan mujur, Ivan. Ini juga akan jadi tantangan yang tambah lebih susah dari pada yang dapat Anda pikirkan. Yang menyebutkan, pertemuan hari Minggu dengan West Ham United di Emirates mungkin saja pas saatnya untuk Gazidis serta hirarki Arsenal karna juga akan memberi pengingat gamblang mengenai bagaimana rencana suksesi dapat begitu salah.

 

David Moyes juga akan berpatroli di touchline untuk West Ham, kurang dari lima th. sesudah di tandatangani kontrak enam th. jadi pengganti Sir Alex Ferguson di Manchester United. Moyes saat ini di pekerjaan ketiganya mulai sejak dipekerjakan serta dipecat oleh United cuma 10 bln. sesudah menggantikan. Club Old Trafford saat ini ada di manajer ke-3 mereka, Jose Mourinho, mulai sejak Ferguson mengundurkan diri pada Mei 2013. United miliki gagasan untuk menukar Ferguson. Kami ketahui ini karna Ferguson bicara di tahun-tahun sebelumnya pensiunnya mengenai pekerjaan strategis di belakang monitor, buat janji kunci pada staf kepelatihannya yang juga akan meyakinkan transisi yang mulus. Yang memiliki club, keluarga Glazer, serta dewan direksi lalu berpindah ke Moyes, mengutip dia jadi pewaris alami Ferguson serta seseorang pria yang dipotong dari kain Glaswegian yang sama juga dengan manajer paling besar United. Tapi itu semuanya salah serta gagasan suksesi secara cepat tersingkap jadi narasi sampul yang nyaman, dengan itu lalu keluar kalau Moyes sesungguhnya yaitu pilihan ke-6 club di belakang Jose Mourinho, Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, Jurgen Klopp serta Diego Simeone.

Artikel Terkait :  Lagi! Liverpool Siap Bajak Pemain Southampton

Baca Juga :

Tapi Arsenal serta Gazidis saat ini mempunyai peristiwa Ferguson mereka serta mereka semakin lebih bijaksana untuk belajar dari kekeliruan yang di buat oleh United. Mereka memerlukan gagasan serta mereka memerlukan bikin biru : kiat yang pasti untuk mengidentifikasi siapa yang mereka perlukan untuk isi kekosongan yang ditinggalkan oleh Wenger. Serta Gazidis, bicara di Emirates pada Jumat malam sesudah pengumuman gagasan keberangkatan Wenger pada hari terlebih dulu, jelas-jelas bullish mengenai pekerjaan ke depan. ” Akhirnya diawali hari ini, ” kata Gazidis. ” Namun perlu untuk kami untuk melanjutkan nilai sepakbola yang sudah ditanamkan oleh Arsene – seorang yang bisa selalu bermain sepakbola progresif serta mengasyikkan. ” Saya juga berfikir ada sisi yang penting dalam soal bagaimana calon mewakili club. Nilai yang lain yaitu pemain muda. Kami mempunyai banyak pemain yang datang, hingga berikan pemuda peluang sangat perlu. ” Rasa-rasanya begitu, begitu besar namun besok kita mesti mulai berfikir mengenai bagaimana kita bergerak maju. ” Telah, Gazidis ada dalam bahaya jatuh kedalam perangkap yang menerpa United. Mereka juga inginkan seseorang manajer untuk mereplikasi kebiasaan pendahulunya namun terkadang, Anda tidak bisa ganti yang tidak tergantikan.

Baca Juga :

Artikel Terkait :  Sir Alex Ferguson keluar dari perawatan intensif setelah operasi

Persyaratan terang Gazidis juga akan keluar untuk tidak pedulikan beberapa orang seperti Diego Simeone di Atletico Madrid, yang sepak bola lebih mekanis serta segera dari Wenger namun keduanya sama menang, style berhasil. Hal yang sama berlaku untuk Rafael Benitez, seseorang manajer yang dapat dibuktikan di tingkat teratas namun yang pendekatannya lebih mengenai substansi dari pada style. Ini mungkin saja menghadap lebih ke arah Joachim Low atau Brendan Rodgers, dua pelatih yang sudah dapat menang dengan bakat serta style ketika yang sama juga dengan berikan peluang pada orang pemuda. Tapi lalu datang pointer beda dari Gazidis yang buka jalan untuk penunjukan yang lebih berisiko seperti Eddie Howe, Sean Dyche atau bahkan juga Patrick Vieira. ” Kami mesti berfikiran terbuka serta berani, ” kata Gazidis, saat di tanya mengenai bagaimana dia juga akan pilih manajer baru. ” Arsene belum juga pasti berada di radar beberapa orang saat dia tiba, jadi kita mesti berani serta memperoleh orang yang kita yakin yaitu orang yang pas. ” Tapi yang paling perlu yaitu buat janji yang pas dari pada yang cepat.

Arsenal mempunyai orang untuk buat ketentuan yang pas? Ini yaitu club yang belum juga menunjuk manajer baru sepanjang 22 th., jadi apakah Arsenal hadapi masa depan yang naik-turun? ” Saya tidak yakin itu jadi masa baru ketidakstabilan di club, ” kata Gazidis, bersikeras. ” Kami mempunyai pengalaman yang mengagumkan di club. Saya sudah bermain sepak bola sepanjang 25 th., Raul Sanllehi lewat lima atau enam perubahan pelatih di Barcelona, Sven Mislintat beberapa di Dortmund serta sebagian di papan telah tua cukup sudah lewat perubahan Arsenal. ” Stan serta Josh Kroenke sudah lewat itu dalam berolahraga yang berlainan juga, jadi saya sangsi ada grup yang lebih memiliki pengalaman dalam soal mengatasi perubahan. Tapi tidak satupun dari kita sudah lewat perubahan ukuran yang satu ini. ” Sisi paling akhir tersebut kenapa Gazidis mungkin saja mesti berjuang untuk tidur pada malam hari. Cuma saat ini dia juga akan mengerti pekerjaan yang perlu dikerjakannya.

Artikel Terkait :  Diminati Inter Milan, Pastore Malah Ingin Main di Spanyol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Sbobet | Agen Judi | Agen Casino | Bandar Bola | Judi Online All Rights Reserved. Frontier Theme